📌 Selamat Datang di Blog Simamat!
Hai sobat pelajar dan pejuang angka!
Selamat datang di Simamat. Blog edukatif yang hadir untuk membantu kalian belajar matematika dengan cara yang menyenangkan, praktis, dan aplikatif. Blog ini secara khusus menyajikan materi Matematika jenjang SMP sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
Baca Selengkapnya →Ringkasan Materi Bilangan Bulat, untuk tingkat SMP/MTs Sederajat
Bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari bilangan negatif, nol, dan bilangan positif, tanpa bilangan desimal atau pecahan. Contohnya adalah ..., -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, dan seterusnya. Bilangan ini sangat penting dipelajari karena banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Salah satu contoh penggunaan bilangan bulat adalah dalam mengukur suhu. Di beberapa wilayah, terutama daerah pegunungan atau negara bersuhu dingin, suhu udara sering berada di bawah nol derajat Celsius. Misalnya, ketika suhu menunjukkan -5°C, itu berarti udara sangat dingin dan berada 5 derajat di bawah titik beku air. Sebaliknya, suhu 30°C menunjukkan hari yang panas. Bilangan bulat negatif dan positif sangat diperlukan untuk menunjukkan perubahan suhu ini.
Berikut ini Ringkasan Materi BAB. Bilangan Bulat. Terdiri dari sub bab 1) Pengertian Bilangan Bulat, 2) Urutan Bilangan Bulat, 3) Operasi dan sifat operasi Bilangan Bulat. Disertai Soal Pilihan Ganda (15 Butir soal) dan Soal Esai (5 Butir soal).
1. Pengertian Bilangan Bulat
Bilangan bulat adalah kumpulan bilangan yang terdiri dari:
- Bilangan bulat positif: 1, 2, 3, ...
- Nol: 0
- Bilangan bulat negatif: -1, -2, -3, ...
2. Mengurutkan Bilangan Bulat
- Dari kecil ke besar: bilangan negatif → nol → bilangan positif.
- Semakin ke kanan pada garis bilangan, nilainya semakin besar.
Contoh:
Urutkan dari yang terkecil: 3, -5, 0, -2 → -5, -2, 0, 3
3. Operasi Bilangan Bulat
a. Penjumlahan
- Tanda
sama: jumlahkan, hasil bertanda sama
→ (-3) + (-5) = -8 - Tanda
berbeda: selisihkan, hasil bertanda bilangan yang lebih besar
→ 6 + (-10) = -4
b. Pengurangan
Ubah menjadi penjumlahan:
→ a - b = a + (-b)
Contoh:
→ 7 - (-3) = 7 + 3 = 10
c. Perkalian
- Tanda sama: hasil positif
- Tanda
berbeda: hasil negatif
Contoh:
→ (-4) × (-5) = 20
→ (-6) × 2 = -12
d. Pembagian
- Sama
seperti perkalian dalam hal tanda
Contoh:
→ 12 ÷ (-3) = -4
→ (-20) ÷ (-4) = 5
4. Sifat-Sifat Operasi Bilangan Bulat
|
Operasi |
Sifat Operasi |
Contoh |
|
Penjumlahan |
Komutatif (a + b = b + a) |
3 + (-5) = -5 + 3 |
|
Penjumlahan |
Asosiatif ((a + b) + c = a + (b + c)) |
(-2 + 3) + 4 = -2 + (3 + 4) |
|
Perkalian |
Komutatif (a × b = b × a) |
(-2 × 5 = 5 × -2 = -10) |
|
Perkalian |
Asosiatif ((a × b) × c = a × (b × c)) |
(2 × -3) × 4 = 2 × (-3 × 4) |
|
Perkalian |
Distributif (a × (b + c) = a × b + a × c) |
2 × (3 + -4) = 2×3 + 2×(-4) |
SOAL PILIHAN GANDA (15 Butir)
Petunjuk: Pilihlah jawaban yang paling benar!
Kuis Bilangan Bulat
Untuk menguji kemampuan kamu lebih mendalam, kamu dapat mencoba menjawab soal Essai berikut ini:
📘 SOAL ESSAI (5 Butir)
- Jelaskan pengertian bilangan bulat dan berikan 3 contoh!
- Urutkan bilangan berikut dari yang terkecil: -2, 3, -5, 0, -1
- Hitunglah
hasil dari:
a. (-6) + 4
b. 9 – (-3)
c. (-2) × (-7) - Sebutkan dan jelaskan 3 sifat operasi bilangan bulat beserta contohnya!
- Hitunglah
hasil dari operasi berikut dan jelaskan langkahnya:
(-5) × [4 + (-3)] – (-2)
Bilangan Bulat, Pengertian dan contohnya
Apa itu Bilangan Bulat?
Bilangan Bulat adalah bilangan yang terdiri dari gabungan antara bilangan Cacah dan bilangan Negatif.
Bilangan cacah adalah bilangan yang terdiri dari 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, dan seterusnya.
Bilang negatif adalah bilangan yang angkanya ber-muatan negatif seperti -1, -2, -3, -4, -5 dan seterusnya.
Sehingga Contoh bilangan Bulat adalah ... -5, -4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya. Keterangan, Penulisan "... -5" menunjukkan ada angka sebelumnya, yaitu -6, -7, -8, -9, -10, -11, dan seterusnya.
Himpunan Bilangan Bulat disimbolkan dengan huruf Z
Membandingkan Bilangan Bulat
Membandingkan bilangan bulat, berarti menentukan apakah suatu bilangan bulat tersebut memiliki nilai lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan bilangan bulat yang lain.
Dalam membandingkan bilangan bulat, kita bisa menuliskannya menggunakan lambang-lambang berikut ini:
Misalkan, a dan b adalah merupakan bilangan bulat.
- Jika a lebih besar dari b, maka bisa ditulis a > b
- Jika a lebih kecil dari b, maka bisa ditulis a < b
- Jika a sama dengan b, maka bisa ditulis a = b
Contoh:
- 9 lebih besar dari 5, ditulis dengan 9 > 5
- 4 lebih kecil dari 15, ditulis dengan 4 < 15
- 5 sama dengan 5, ditulis dengan 5 = 5
Mengurutkan Bilangan Bulat
Mengurutkan bilangan bulat, berarti menuliskan bilangan bulat tersebut secara berurut dari nilai terkecil ke nilai terbesar atau sebaliknya.
Pada garis bilangan,
- Semakin ke kanan letak suatu bilangan, maka nilainya akan semakin besar. Sebaliknya, semakin ke kiri letak suatu bilangan, nilainya akan semakin kecil.
- Bilangan yang terletak di kanan, nilainya selalu lebih besar dari bilangan yang terletak di kiri. Atau sebaliknya.
Urutkan bilangan-bilangan bulat -3, 5, 8, -10, 2 dari yang terkecil ke yang terbesar.
Penyelesaian:
- Ingat, bilangan positif pasti lebih besar dari bilangan negatif. Jadi, -3 dan -10 sudah pasti nilainya lebih kecil dari 5, 8, dan 2.
- -3 terletak di sebelah kanan daripada -10. Jadi -3 > -10 atau -10 < -3.
-10 < -3 < ... < ... < ...
- 5 terletah di sebelah kiri dari 8, dan terletak di kanan dari 2. Jadi 5 < 8, dan 5 > 2 atau 2 < 5. Sehingga 2 < 5 < 8.
-10 < -3 < 2 < 5 < 8
Jadi, urutan bilangan bulat dari yang terkecil ke yang terbesar adalah -10 < -3 < 2 < 5 < 8

